Kamerun mencatatkan penampilan kelima dalam enam kali penyelenggaraan Piala Dunia.
'The Indomitable Lions' ditopang dengan performa bagus mereka di ajang Piala Afrika 2008. Saat itu mereka kembali menang dari kekalahan di pertandingan pembuka. Mereka terus menang hingga dikalahkan Mesir di final.
Masih diisi dengan para bintang, sebut saja Pemain Terbaik Afrika tiga kali Samuel Eto'o dan pemain Afrika pertama yang mencapai 100 kali tampil di laga internasional Rigobert Song, Kamerun menjadi salah satu penantang di putaran final nanti.
Secara historis di sepakbola Benua Hitam, Kamerun layak berterima kasih kepada para pemain legenda, misalkan Roger Milla, Jacques Songo'o, Francois Omam-Biyik, Joseph-Antoine Bell dan Marc-Vivien Foe.
Siapa yang bisa melupakan Roger Milla yang bergoyang di bendera pojok lapangan pada Piala Dunia 1990 di Italia? Saat itu Milla mengejutkan sang juara bertahan Argentina di pertandingan pembuka di Milan. Mereka kemudian menjadi tim Afrika pertama yang bisa sampai perempat final. Meskipun kalah dari Inggris, Milla dan kawan-kawan memenangi hati jutaan pendukungnya.
Sejak itu, Kamerun selalu menjadi peserta tetap putaran final Piala Dunia. Mereka hanya absen di Piala Dunia 2006 karena tendangan penalti yang gagal dimaksimalkan di menit terakhir menjadi gol saat melawan Mesir. Namun, dengan menjuarai Piala Afrika dan medali emas Olimpiade Sydney (2000), Kamerun membuat sejarah dan reputasi tinggi.
| Pelatih |

Nama
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 25 januari 1977 Klub Sebelumnya : Juventus Prestasi : Juara Copa
Prestasi Tim
- Juara Tim Piala Dunia : :2006,2004,2005 - Juara Eropa : :1966, 1987,1988, 2005 - Juara Piala Konfederasi : :1966, 1987,1988, 2005
Kostum

KANDANG |

TANDANG |
|
|
|
|
|
| TOPSKOR |
| Goal Scored |
3 |
| Goal Concended |
0 |
| Shot on Target |
9 |
| Shots Wide |
15 |
| Possesion Time |
34 mins |
| Possesion (%) |
58% |
| Corners |
19 |
| Offside |
3 |
| Fouls Committed |
23 |
| Yellow Card |
58% |
| Red Card |
0 |
|